{"id":26,"date":"2014-10-03T11:47:00","date_gmt":"2014-10-03T03:47:00","guid":{"rendered":"http:\/\/abuubaidillah.com\/puasa-arafah-ikut-siapa"},"modified":"2014-10-03T11:47:00","modified_gmt":"2014-10-03T03:47:00","slug":"puasa-arafah-ikut-siapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/puasa-arafah-ikut-siapa\/","title":{"rendered":"Puasa &#8216;Arafah Ikut Siapa ?"},"content":{"rendered":"<div class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"><b style=\"font-family: Verdana, sans-serif; font-size: large; text-align: left; line-height: 1.5;\">Pertanyaan:<\/b><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">Apabila terjadi perbedaan pada hari \u2018Arafah, hasil dari terjadinya perbedaan daerah-daerah dalam mathla\u2019 hilal, apakah Kami berpuasa mengikuti rukyat negara yang Kami tempati atau Kami berpuasa mengikuti rukyat Haramain (Arab Saudi, pent.)?<\/span><\/p>\n<div>\n<blockquote class=\"tr_bq\"><p><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\"><b><span style=\"font-size: large;\">Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahull\u00e2h menjawab<\/span>,<\/b><\/span><\/p><\/blockquote>\n<\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">\u201c(Hal) ini dibangun di atas silang pendapat ulama, apakah hilal itu satu (saja) di seluruh dunia atau (hilal) berbeda sesuai dengan perbedaan mathla\u2019? Yang benar adalah bahwa hal tersebut berbeda sesuai dengan perbedaan mathla\u2019-mathla\u2019. Misalnya, di Makkah, hilal telah dilihat, sedang hari ini adalah hari ke-9 (Dzulhijjah), sedangkan di negara lain (hilal) terlihat sehari sebelumnya sehingga hari \u2018Arafah pada mereka adalah hari ke-10 maka tidak boleh mereka berpuasa pada hari itu karena itu adalah hari \u2018Id. Demikian pula, jika <\/span><br \/>\n<a name=\"more\"><\/a><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">ditakdirkan bahwa rukyat terlambat di Makkah sehingga hari ke-9 di Makkah itu adalah hari ke-8 pada mereka, berarti mereka berpuasa \u2018Arafah pada hari ke-9 mereka yang bertepatan dengan hari ke-10 di Makkah. Inilah pendapat yang rajih (kuat) karena Nabi shalall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam bersabda,<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<div style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\"><span style=\"font-size: large;\"><div style=\"font-family:AmiriWeb; font-size:28px; direction: rtl; text-align: Right; line-height: 55px;\">\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0623\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f\u0645\u064f\u0648\u0647\u064f \u0641\u064e\u0635\u064f\u0648\u0645\u064f\u0648\u0627 \u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0623\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f\u0645\u064f\u0648\u0647\u064f \u0641\u064e\u0627\u0641\u0652\u0637\u0650\u0631\u064f\u0648\u0627<\/div><\/span><\/span><\/div>\n<div style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">\u201c<\/span><i style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">Apabila kalian melihat (hilal) maka berpuasalah, dan apabila kalian melihat (hilal) maka berbukalah.<\/i><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">\u201d<\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\"><br \/>\nSedang, mereka yang di negeri mereka\u00a0<\/span><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">(hilal) tidak terlihat<\/span><span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\">, tidaklah mereka (dianggap) melihat (hilal) sebagaimana manusia, menurut kesepakatan menganggap bahwa terbitnya subuh dan terbenamnya matahari adalah sesuai dengan daerahnya masing-masing. Demikian pula penentuan waktu bulanan sama dengan penentuan waktu harian.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"font-family: Verdana, sans-serif;\"><br \/>\n<b>[Majmu\u2019 Fat\u00e2w\u00e2 wa Ras\u00e2`il 20: 47-48]<\/b><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertanyaan: Apabila terjadi perbedaan pada hari \u2018Arafah, hasil dari terjadinya perbedaan daerah-daerah dalam mathla\u2019 hilal, apakah Kami berpuasa mengikuti rukyat negara yang Kami tempati atau Kami berpuasa mengikuti rukyat Haramain (Arab Saudi, pent.)? Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahull\u00e2h menjawab, \u201c(Hal) ini dibangun di atas silang pendapat ulama, apakah hilal itu satu (saja) di seluruh dunia atau (hilal) berbeda sesuai dengan perbedaan mathla\u2019? Yang benar adalah bahwa hal tersebut berbeda sesuai dengan perbedaan mathla\u2019-mathla\u2019. Misalnya, di Makkah, hilal telah dilihat, sedang hari ini adalah hari ke-9 (Dzulhijjah), sedangkan di negara lain (hilal) terlihat sehari sebelumnya sehingga hari \u2018Arafah pada mereka adalah hari ke-10 maka tidak boleh mereka berpuasa pada hari itu karena itu adalah hari \u2018Id. Demikian pula, jika ditakdirkan bahwa rukyat terlambat di Makkah sehingga hari ke-9 di Makkah itu adalah hari ke-8 pada mereka, berarti mereka berpuasa \u2018Arafah pada hari ke-9 mereka yang bertepatan dengan hari ke-10 di Makkah. Inilah pendapat yang rajih (kuat) karena Nabi shalall\u00e2hu \u2018alaihi wa sallam bersabda, \u201cApabila kalian melihat (hilal) maka berpuasalah, dan apabila kalian melihat (hilal) maka berbukalah.\u201d Sedang, mereka yang di negeri mereka\u00a0(hilal) tidak terlihat, tidaklah mereka (dianggap) melihat (hilal) sebagaimana manusia, menurut kesepakatan menganggap bahwa terbitnya subuh dan terbenamnya matahari adalah sesuai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-26","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fiqih-praktis"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}