{"id":2939,"date":"2016-07-30T21:45:22","date_gmt":"2016-07-30T13:45:22","guid":{"rendered":"http:\/\/abuubaidillah.com\/?p=2939"},"modified":"2016-07-30T21:45:22","modified_gmt":"2016-07-30T13:45:22","slug":"sunnah-solusi-keamanan-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/sunnah-solusi-keamanan-negeri\/","title":{"rendered":"&#8220;Sunnah&#8221; Solusi Keamanan Negeri"},"content":{"rendered":"<p>Sunnah nabi bukan sekedar membawa sakinah dan keamanan untuk kita sebagai pribadi Muslim, atau untuk keluarga tapi juga membawa kepada keamanan untuk negeri ini bahkan hewan-hewan sekalipun.<\/p>\n<p>Kita sekarang berada dalam suasana kekacauan, peperangan, fitnah dan lain-lain yang dilakukan oleh mereka yang gemar dengan kekacauan. Tidaklah kekacauan ini terjadi kecuali karena semakin menjauhnya manusia dari Sunnah <strong>Rasulullah &#8211;<\/strong><em>shallallahu &#8216;alaihi wasallam<\/em>&#8211; Padahal <strong>sunnah<\/strong> adalah sarana mendapatkan keamanan bagi negeri ini. Sedangkan keributan sama sekali tidak menghasilkan apa-apa, kecuali kejelekan dan huru-hara. Tidak ada manfaat dari keributan-keributan yang dilakukan oleh para pengacau itu.\u00a0Demikian pula terjadinya perselisihan di tengah ummat ini telah menghilangkan kekuatan kaum muslimin.<\/p>\n<h3><span style=\"color: #ff0000;\">Lalu, bagaimana solusinya ? Apakah dalam sunnah ada penyelesaian problem ini ?<\/span><\/h3>\n<p>Dengar penjelasannya dalam <em><strong>Audio rekaman Daurah Ulama Timur Tengah di kota makassar<\/strong><\/em> pada 25 Syawal 1437 H \u00a0di Mesjid Al markaz al Islamiy, <strong>Makassar di<\/strong>\u00a0sesi yang\u00a0<strong>pertama\u00a0<\/strong>disampaikan oleh:<\/p>\n<h1 style=\"text-align: center;\">Asy Syeikh Abdul Hadi al Umairi, MA<\/h1>\n<p style=\"text-align: center;\">Pengajar Ma&#8217;hadul Haram di Makkah al Mukarramah<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #0000ff;\">Dengan Penterjemah<\/span><\/h3>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Al-Ustadz Jauhari, Lc<\/strong> (Pengasuh Pondok Pesantren al Madinah, Boyolali)<\/p>\n<blockquote>\n<h3>Semoga kita bisa mengambil pelajaran dalam kajian ini<\/h3>\n<\/blockquote>\n<h2>Silahkan klik\u00a0<a href=\"https:\/\/www.dropbox.com\/home\/Daurah%20Ulama%20di%20Makassar%201437H?preview=Sunnah+Sarana+Keamanan+Negri+(Syeikh+Abdul+Hadi+al+Umairi).MP3\"><span style=\"color: #ff0000;\">disini<\/span>\u00a0<\/a>untuk mendownload, Semoga Allah memberkahi anda&#8230;.<\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sunnah nabi bukan sekedar membawa sakinah dan keamanan untuk kita sebagai pribadi Muslim, atau untuk keluarga tapi juga membawa kepada keamanan untuk negeri ini bahkan hewan-hewan sekalipun. Kita sekarang berada dalam suasana kekacauan, peperangan, fitnah dan lain-lain yang dilakukan oleh mereka yang gemar dengan kekacauan. Tidaklah kekacauan ini terjadi kecuali karena semakin menjauhnya manusia dari Sunnah Rasulullah &#8211;shallallahu &#8216;alaihi wasallam&#8211; Padahal sunnah adalah sarana mendapatkan keamanan bagi negeri ini. Sedangkan keributan sama sekali tidak menghasilkan apa-apa, kecuali kejelekan dan huru-hara. Tidak ada manfaat dari keributan-keributan yang dilakukan oleh para pengacau itu.\u00a0Demikian pula terjadinya perselisihan di tengah ummat ini telah menghilangkan kekuatan kaum muslimin. Lalu, bagaimana solusinya ? Apakah dalam sunnah ada penyelesaian problem ini ? Dengar penjelasannya dalam Audio rekaman Daurah Ulama Timur Tengah di kota makassar pada 25 Syawal 1437 H \u00a0di Mesjid Al markaz al Islamiy, Makassar di\u00a0sesi yang\u00a0pertama\u00a0disampaikan oleh: Asy Syeikh Abdul Hadi al Umairi, MA Pengajar Ma&#8217;hadul Haram di Makkah al Mukarramah Dengan Penterjemah Al-Ustadz Jauhari, Lc (Pengasuh Pondok Pesantren al Madinah, Boyolali) Semoga kita bisa mengambil pelajaran dalam kajian ini Silahkan klik\u00a0disini\u00a0untuk mendownload, Semoga Allah memberkahi anda&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2951,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[26,37],"tags":[518,1033,1187,1627,1935,2125],"class_list":["post-2939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-audio","category-berita-dakwah","tag-daurah-ulama","tag-kemanan","tag-makassar","tag-prinsip-islam","tag-syeikh-abdul-hadi","tag-ustadz-jauhari"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2939"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2939\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}