{"id":4755,"date":"2017-08-08T13:13:44","date_gmt":"2017-08-08T05:13:44","guid":{"rendered":"http:\/\/abuubaidillah.com\/?p=4755"},"modified":"2017-08-08T13:13:44","modified_gmt":"2017-08-08T05:13:44","slug":"dakwah-terang-terangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/dakwah-terang-terangan\/","title":{"rendered":"Dakwah Terang-terangan\u00a0"},"content":{"rendered":"<h2>Awal Perintah Dakwah&nbsp;Terang-terangan<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/h2>\n<p>Tatkala terbentuk&nbsp;sekumpulan orang-orang yang beriman&nbsp;kepada Rasulullah di awal dakwah beliau shallallahu \u2018alaihi wasallam,&nbsp;maka terwujudlah ukhuwah&nbsp;dan ta\u2019awun saling membantu diantara mereka.&nbsp;Ini beliau lakukan selama tiga tahun&nbsp;yaitu berdakwah kepada orang perorang.&nbsp;Ketika jumlah mereka mencapai&nbsp;sekitar&nbsp;40 orang&nbsp;ditambah beberapa orang wanita. Paman nabi yaitu Hamzah bin Abdul Muththalib&nbsp;kemudian disusul oleh Umar bin khaththab semakin&nbsp;menambah kekuatan kaum muslimin di kala itu.&nbsp;<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Kemudian turunlah firman <strong>Allah<\/strong> ta\u2019ala&nbsp;<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;yang artinya:&nbsp;<\/span>\u201cDan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,&nbsp;dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.&nbsp;Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: &#8220;Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan&#8221;&nbsp;<b>(QS. Asy Syu\u2019ara: 214-216<\/b><b>)<\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Dalam surah Asy Syu\u2019ara ada kisah tentang&nbsp;Nabi Musa alaihissalam.&nbsp;Mulai dari awal hijrahnya Nabi Musa bersama Bani Israil&nbsp;dan kisah bagaimana&nbsp;Nabi&nbsp;Musa berdakwah&nbsp;kepada&nbsp;Fir\u2019aun dan kaumnya.&nbsp;Hingga bagaimana Allah ta\u2019ala menenggelamkan Fir\u2019aun dan bala tentaranya. Kisah dalam surah tersebut menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan dakwah Nabi Musa kepada Bani Israil.&nbsp;Dalam beberapa ayat dari surah ini juga menjelaskan apa yang didapatkan oleh&nbsp;orang-orang yang menentang para Rasul.&nbsp;Diantaranya apa yang dialami oleh kaum Nabi Luth,&nbsp;kaum Add, kaum&nbsp;Tsamud, kaum Nabi Ibrahim, dan kaum Nabi Syuaib. Juga menceritakan nasib Fir\u2019aun dan kaumnya.&nbsp;Semua itu disebutkan agar orang-orang yang ingin mendustakan Rasulullah berpikir 1000&nbsp;kali, karena mereka akan bernasib sama dengan orang-orang sebelum mereka. Dan agar orang-orang beriman bersabar dengan segala tantangan dan rintangan&nbsp;yang akan mereka hadapi dalam mengimani apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu \u2018alaihi wasallam.<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2>Dakwah Kepada Kerabat<\/h2>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span>Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mulai berdakwah kepada keluarganya dari kalangan Bani Hasyim setelah turunnya surah&nbsp;asy Syuara&nbsp;ayat&nbsp;214-216.&nbsp;Maka berkumpullah sekitar 45 orang dari&nbsp;Bani Abdul Muththalib bin Abdi Manaf.&nbsp;Mereka adalah keturunan Abdul Muththalib. Ketika Rasulullah&nbsp;shallallahu&nbsp;\u2018alaihi&nbsp;wasallam hendak berbicara,&nbsp;maka sekonyong-konyong&nbsp;Abu Lahab dengan lantang mengatakan: \u201cMereka&nbsp;ini adalah paman-paman mu&nbsp;dan&nbsp;sepupu-sepupu&nbsp;mu,&nbsp;maka&nbsp;berbicaralah&nbsp;dan tinggalkan&nbsp;agama&nbsp;Barumun itu.&nbsp;Ketahuilah bahwa kaummu tidak akan mampu menghadapi&nbsp;seluruh bangsa Arab. Aku adalah orang yang paling pantas mencegahmu. Suku-suku dari pihak bapakmu sudah cukup bagimu. Bagi mereka lebih mudah&nbsp;untuk&nbsp;mencegahmu sekarang, daripada mereka menghadapi selur kabilah dari suku Quraisy&nbsp;dan bangsa Arab yang memusuhi mu.&nbsp;Aku tidak pernah melihat&nbsp;ada orang dari suku-suku yang ada membawa perkara yang jelek dari apa yang engkau bawa.\u201d&nbsp;<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Mendengar&nbsp;pamannya Abu Lahab berbicara, Nabi hanya diam seribu basa.&nbsp;Tidak membantah tidak pula melawan dan mendebat <strong>Abu Jahal<\/strong>.&nbsp;<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Namun suatu hari Nabi shallallahu \u2018alaihi wasallam mengundang lagi keluarga beliau, lantas beliau berbicara: \u201cSegala pujian hanya milik Allah, aku memujiNya, meminta pertolongan,&nbsp;beriman dan bertawakal kepadanya. Aku bersaksi&nbsp;bahwa tidak ada&nbsp;sesembahan yang berhak disembah selain&nbsp;Allah dan tidak ada sekutu bagiNya.\u201d<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Beliau melanjutkan: \u201cSungguh seorang pemimpin tidak akan membohongi keluarganya&nbsp;sendiri. Demi Allah dimana&nbsp;tidak&nbsp;ada yang&nbsp;berhak diibadahi selain Dia, sungguh aku adalah&nbsp;utusan Allah yang datang kepada kalian secara khusus dan secara umum kepada manusia. Demi Allah kalian akan mati sebagaimana&nbsp;kalian tidur dan kalian akan dibangkitkan&nbsp;sebagaimana kalian bangun dari tidur. Kemudian&nbsp;kalian akan dihisab&nbsp;terhadap amalan yang telah kalian perbuat. Sungguh yang ada hanya Surga&nbsp;yang&nbsp;abadi atau Neraka yang kekal.\u201d<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Abu Thalib lalu berkomentar: \u201cAlangkah senangnya kami membantumu, menerima nasihatku,&nbsp;dan membenarkan ucapanmu. Mereka dari suku-suku ayahmu telah berkumpul&nbsp;dan aku salah satu dari mereka, namun aku adalah orang yang paling cepat memahami apa yang engkau inginkan.&nbsp;Karenanya teruskan apa yang diperintahkan kepadamu dan demi Allah aku akan&nbsp;terus melindungi dan membelamu. Hanya&nbsp;saja aku&nbsp;tak cukup berani untuk berpisah dengan agama Abdul Muththalib\u201d<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><strong>Abu Jaha<\/strong>l berteriak: \u201cDemi Allah ini adalah&nbsp;aib yang besar. Ayo cegah dia sebelum orang lain yang mencegahnya\u201d<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>Kata Abu Thalib: \u201cDemi Allah&nbsp;selama kami masih hidup, maka kami akan membelanya\u201d&nbsp;<b>(Lihat al Kami karya Ibnu Atsir<\/b><b>:<\/b><b>&nbsp;1\/584-585 dan Ar Rahiq al Makhtum<\/b><b>: 78<\/b><b>-79)<\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<h2>Pelajaran Kisah<\/h2>\n<p>Kisah ini banyak memberi pelajaran berharga kepada kita diantaranya:<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<ul>\n<li>Dakwah&nbsp;kepada kebenaran membutuhkan pengorbanan seperti korban harta,&nbsp;korban&nbsp;perasaan, bahkan korban nyawa sekalipun.<span data-ccp-props=\"{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">&nbsp;<\/span><\/li>\n<li>Dalam dakwah senantiasa ada musuh-musuh baik dari kalangan keluarga&nbsp;atau selain mereka. Hingga keluarga terdekat sekalipun kadang menjadi musuh yang menghalangi dakwah.<span data-ccp-props=\"{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">&nbsp;<\/span><\/li>\n<li>Metode dakwah&nbsp;Rasulullah yang memulai dakwahnya kepada&nbsp;orang-orang yang masih kosong dari ilmu agama dengan mengingatkan mereka akan&nbsp;hakikat kehidupan. Dimana kehidupan dunia bukan akhir segalanya&nbsp;tapi awal dari kehidupan berikutnya nanti di Akhirat. Juga mengingatkan mereka akan balasan kebaikan&nbsp;bagi yang berbuat kebaikan dan balasan kejelekan bagi yang berbuat kejelekan.<span data-ccp-props=\"{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">&nbsp;<\/span><\/li>\n<li>Agama adalah hidayah. Coba kita lihat bagaimana Abu Thalib mengetahui bahwa&nbsp;yang dibawa oleh Rasulullah adalah kebenaran namun ia tidak mampu mengikutinya hanya sekedar karena fanatik kepada agama nenek moyang.<span data-ccp-props=\"{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">&nbsp;<\/span><\/li>\n<li>Perang antara yang haq dan yang bathil&nbsp;akan senantiasa terjadi&nbsp;hingga akhir Zaman.<span data-ccp-props=\"{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">&nbsp;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>______________<\/p>\n<blockquote><p><strong>Selesai tulisan ini di kediaman kami pada 15 Dzulqa&#8217;dah 1438 atau 08 Agustus 2017 | Abu Ubaidillah al Atsariy<\/strong><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Awal Perintah Dakwah&nbsp;Terang-terangan&nbsp; Tatkala terbentuk&nbsp;sekumpulan orang-orang yang beriman&nbsp;kepada Rasulullah di awal dakwah beliau shallallahu \u2018alaihi wasallam,&nbsp;maka terwujudlah ukhuwah&nbsp;dan ta\u2019awun saling membantu diantara mereka.&nbsp;Ini beliau lakukan selama tiga tahun&nbsp;yaitu berdakwah kepada orang perorang.&nbsp;Ketika jumlah mereka mencapai&nbsp;sekitar&nbsp;40 orang&nbsp;ditambah beberapa orang wanita. Paman nabi yaitu Hamzah bin Abdul Muththalib&nbsp;kemudian disusul oleh Umar bin khaththab semakin&nbsp;menambah kekuatan kaum muslimin di kala itu.&nbsp;&nbsp; Kemudian turunlah firman Allah ta\u2019ala&nbsp;&nbsp;yang artinya:&nbsp;\u201cDan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,&nbsp;dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.&nbsp;Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: &#8220;Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan&#8221;&nbsp;(QS. Asy Syu\u2019ara: 214-216)&nbsp; &nbsp; Dalam surah Asy Syu\u2019ara ada kisah tentang&nbsp;Nabi Musa alaihissalam.&nbsp;Mulai dari awal hijrahnya Nabi Musa bersama Bani Israil&nbsp;dan kisah bagaimana&nbsp;Nabi&nbsp;Musa berdakwah&nbsp;kepada&nbsp;Fir\u2019aun dan kaumnya.&nbsp;Hingga bagaimana Allah ta\u2019ala menenggelamkan Fir\u2019aun dan bala tentaranya. Kisah dalam surah tersebut menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan dakwah Nabi Musa kepada Bani Israil.&nbsp;Dalam beberapa ayat dari surah ini juga menjelaskan apa yang didapatkan oleh&nbsp;orang-orang yang menentang para Rasul.&nbsp;Diantaranya apa yang dialami oleh kaum Nabi Luth,&nbsp;kaum Add, kaum&nbsp;Tsamud, kaum Nabi Ibrahim, dan kaum Nabi Syuaib. Juga menceritakan nasib Fir\u2019aun dan kaumnya.&nbsp;Semua itu disebutkan agar orang-orang yang ingin mendustakan Rasulullah berpikir 1000&nbsp;kali, karena mereka akan bernasib sama dengan orang-orang sebelum mereka. Dan agar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[71,84,87,498,1406,1488,1858,2025],"class_list":["post-4755","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seri-kehidupan-rasulullah","tag-abdul-muththalib","tag-abu-jahal","tag-abu-thalib","tag-dakwah","tag-musuh","tag-paman","tag-sirah-nabawiyah","tag-terang-terangan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4755","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4755"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4755\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4755"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4755"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/abuubaidillah.com\/dev2\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4755"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}